Usia di Bawah 5 Tahun Sudah Main Internet

Usia di Bawah 5 Tahun Sudah Main Internet

VIVA   –  Kementerian Komunikasi dan Informatika atau Kominfo mengucapkan pandemi COVID-19 mengubah kebiasaan masyarakat. Jika sebelumnya akses lebih banyak di media sosial, namun kini bergeser ke layanan pendidikan online, video konferensi online, belanja online, hingga teknologi kesehatan ( health tech ).

Begitu pula dengan usia pengguna internet juga sudah bergeser. Jika sebelumnya berada di umur belasan tahun, sekarang kemungkinan berkecukupan di usia sekolah dasar (SD), bahkan murid pra-sekolah atau dalam bawah 5 tahun.

Baca: Jasa Internet dalam Indonesia Mahal Tapi Lambat

“Sekarang ini usia enam tahun ke atas sudah menjadi user (pengguna) internet. Karena, SD sudah melayani home schooling . Bahkan, mereka yang sekolah dalam bawah SD, seperti play group ataupun TK, juga sudah main internet. Mereka juga melakukan home schooling , ” cakap Direktur Jenderal PPI Kominfo, Ahmad Ramli, Senin, 9 November 2020.

Ia juga mempertunjukkan kenaikan signifikan penggunaan internet di belanja online, yaitu saat kamar kedua pandemi COVID-19 masuk ke Indonesia yang hingga 400 persen. Bukan itu saja. Ramli menyuarakan tahun depan Kominfo akan mendirikan jaringan internet 4G di sebanyak daerah yang belum tersentuh kanal telekomunikasi atau masih blank spot.

Berdasarkan data Kominfo, terdapat 12. 548 desa/kelurahan pada Indonesia yang belum tercover 100 persen jaringan internet 4G. Sejak jumlah tersebut ada 9. 113 desa/kelurahan di wilayah 3T serta non 3T sebanyak 3. 455. “Wilayah ini akan dibangun jaringan internet 4G mulai tahun ajaran, ” jelasnya.

Sebelumnya, Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet atau APJII menyebutkan masih ada masyarakat Indonesia yang belum menggunakan internet. Sebanyak 10, dua persen mengaku jika mereka tak tahu bagaimana caranya menggunakan teknologi. Padahal, saat ini sudah 73, 7 persen atau 196, tujuh juta masyarakat Indonesia sudah menunggangi internet dengan memakai smartphone.