NASA akan Setop Pakai Nama Panggilan Rasis

NASA akan Setop Pakai Nama Panggilan Rasis

VIVA   –  Badan Penerbangan serta Antariksa Amerika Serikat atau NASA akan menghentikan penggunaan nama seruan tertentu untuk objek astronomi ataupun benda kosmik yang dianggap rasis.

Beberapa lembaga penelitian yang mengamati ruang angkasa menyatukan gambar menakjubkan dari objek kosmik nun jauh yang diberi tanda resmi oleh International Astronomical Union (IAU).

“Akan tetapi, IAU juga memberikan beberapa nama seruan yang kurang teknis untuk membuatnya lebih ‘ramah publik’, ” serupa itu keterangan resmi NASA, seperti dikutip dari situs Space , Kamis, 13 Agustus 2020.

Semasa bertahun-tahun, masyarakat pribumi mengkritik penggunaan kata ‘Eskimo’ karena akar rasisnya. Sayang, istilah ofensif ini ialah nama panggilan yang digunakan NASA untuk Planet Nebula NGC 2392.

“Eskimo secara umum dipandang sebagai istilah kolonial secara sejarah rasis yang dikenakan kepada penduduk asli daerah Arktik. Beberapa besar dokumen resmi (NASA) telah menjauh dari penggunaannya, ” membuka NASA.

Selain Eskimo, NASA juga tidak akan teristimewa menggunakan istilah ‘Siamese Twins Galaxy’ untuk merujuk pada NGC 4567 dan NGC 4568, sepasang galaksi spiral yang ditemukan di Cluster Galaksi Virgo. Ke depannya, NASA hanya akan menggunakan yang formal.

NASA juga mengkritik sebutan nama panggilan yang diresmikan International Astronomical Union untuk benda kosmik tidak sesuai.

“Kami mendukung pertimbangan ulang berkelanjutan atas nama-nama dengan kami gunakan untuk merujuk di dalam objek astronomi, ” ujar Administrator NASA untuk Misi Sains, Thomas Zurbuchen. Menurutnya sains untuk semua orang. Oleh sebab itu setiap aspek pekerjaan perlu mencerminkan ukuran tersebut.

Meskipun belum jelas apa langkah-langkah NASA selanjutnya yang dapat ditindaklanjuti untuk menganalogikan dan mencegah penggunaan bahasa yang terkesan rasis dan berbahaya, serupa eskimo, mereka kini sedang menyelia penggunaan terminologi tidak resmi untuk benda-benda kosmik sebagai bagian lantaran komitmennya terhadap keanekaragaman, ekuitas, & inklusi.