Drone Memiliki Akses Mata-mata di Jaringan Seluler 4G, tetapi Bukan China

607bf8c714539-drone-zala-421-16e5g_665_374.jpg

VIVA – Raksasa teknologi Rusia Zala Aero pamer. Mereka telah mengembangkan drone atau drone ringan pertama di dunia, Zala 421-16E5G, yang dilengkapi dengan pembangkit listrik hibrida yang menggabungkan motor listrik dan mesin pembakaran internal.

Kepala Proyek Khusus Zala Aero, Nikita Khamitov, mengatakan pembangkit listrik hibrida meningkatkan durasi penerbangan drone dibandingkan dengan kendaraan udara tak berawak serupa.

Baca: Drone Buatan China Mendarat di Indonesia, Bongkar Isi Dapur

“Kami adalah yang pertama di dunia yang menggabungkan mesin pembakaran internal dan motor listrik di kelas drone. Berkat skema ini, kami mencapai waktu penerbangan lebih dari 16 jam dan memberikan kemungkinan untuk beroperasi di atas objek yang diminati sepenuhnya. silent mode, ā€¯ucapnya, seperti dikutip dari Tass, Minggu, 18 April 2021.