Bukalapak Diguyur Rp3,4 Triliun, Ada Peran Konglomerat Indonesia

5dee257cbf1d4-pergantian-ceo-bukalapak-dari-achmad-zaky-ke-rachmat-kaimuddin_665_374.jpg

VIVA – Startup unicorn Indonesia, Bukalapak, berhasil mengumpulkan US$234 juta (Rp3,4 triliun) dalam putaran pendanaan yang dipimpin oleh Microsoft, GIC Wealth Fund, dan konglomerat Indonesia PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (Emtek/EMTK).

Bukan hanya tiga, tapi putaran pendanaan ini juga partisipasi dari Standard Chartered, SC Ventures, serta perusahaan teknologi Korea Selatan Naver Corp. Mengutip situs Kr-Asia, Jumat, 16 April 2021, Bukalapak saat ini berencana untuk mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Baca: Berbagai Cara Dilakukan Digital Savvy untuk Adaptasi Selama Pandemi

Sebagai bagian dari rencana tersebut, Bukalapak diketahui telah menggandeng Mandiri Sekuritas sebelum melakukan merger dengan perusahaan akuisisi bertujuan khusus atau cek kosong (SPAC) di Amerika Serikat (AS).